Karena Malas adalah Cambuk Kita


hati

Penurunan semangat itu sering menghampiri..entah karena belum sepenuhnya niat untuk berjihad dengan seluk beluk ke-penulis-an, atau karena memang mentok dengan ide yang pas-pasan. Sering terlintas ide untuk menulis, tapi kemudian hilang begitu saja. Sungguh terlalu!

Selalu saja, menyalahkan ide yang pas-pasan, inspirasi yang hilang, dan tentu saja kemalasan yang melanda. Huuhh! Itulah tantangannya. Sama dengan melakukan kebaikan, pasti ada rintangannya. Entah berbentuk apa, tapi virus ini cukup membuat ‘klepek-klepek‘. Klenger karena malas semakin mendera, dan akhirnya stop begitu saja. Begitulah malas memperdaya kita!

Tapi apa yang salah dengan diri kita sebenarnya? Bukankah memang kita diciptakan seperti itu? Jangan malas!! Itu jawabannya, meskipun sulit untuk diterapkan dalam kehidupan, tapi jihad kita melawan kemalasan harus selalu di upgrade, biar makin mantap mengusir malas.πŸ™‚

Kebaikan-kebaikan yang kita lakukan bukanlah merupakan kerugian untuk kita sendiri. Seperti memberikan manfaat bagi orang lain, sudah barang tentu kita akan beruntung. Beruntung karena membuat oranglain merasa terbantu.

Oleh sebab itu, kenapa kita tidak bisa istiqomah? Itulah peer kita, selalu meng-upgrade niat dalam diri kita. Tanamkan dan agendakan dengan baik daftar kebaikan yang harus kita lakukan dalam hidup kita.

Dan teruslah bersemangat melawan kemalasan!!

December 18, 2012
#sebuah tamparan untuk diri sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s