Tentang Hujan dan Banjir


 

Belakangan ini cuaca tidak menentu, terlalu banyak hujan yang turun di setiap jamnya. Tidak heran terjadi banjir dimana-mana. Kota ini memang kotanya hujan, setiap hari hujan (tapi cuma pas musimnya aja). Begitu banyak hal yang tidak bisa dilakukan karena hujan. Ya, bagi pekerja hujan termasuk dalam hambatan kerja. Bagaimana tidak, perjalanan jadi terganggu karena hujan, yang terkena banjir malah tidak bisa bergerak kemana-mana. Gara-gara hujan, sekolah jadi tidak efektif, penyakit mulai bermunculan, dan alasan yang lainnya.

Hujan..

Ya, sebenarnya kita itu rempong yah. Ingat waktu kemarau panjang beberapa bulan yang lalu, yang memaksa banyak warga kesulitan mendapatkan air bersih, kekeringan melanda dimana-mana, tanah kering kerontang, sumur pun tidak memberikan air lagi. Lalu, bagaimana dengan sekarang ini?

Hujan saat ini seakan menjadi kambing hitam kita, hujan yang menyebabkan banjir, hujan yang menyebabkan berbagai masalah muncul, dan hujan dengan akibat yang lain. Pantaskah kita menyalahkan hujan?

Hujan jaman sekarang sepertinya bukan hujan ‘rejeki’ lagi, tapi hujan ‘bencana’. Tengok saja ibukota kita, yang setiap musim hujan berubah menjadi lautan banjir. Masih bisa kita sebut hujan ‘rejeki’-kah? Mungkin bagi sebagian masyarakat kecil, hujan membawa sensasi dan rejeki tersendiri. Saya kadang tertegun melihat tayangan televisi, banyak orang memanfaatkan hujan untuk meraup rejeki. Mulai dari ojek payung, sampai ojek gerobak untuk mengangkut kendaraan yang mogok karena terkena banjir. Sungguh ironis, tapi itulah berkah bagi mereka yang memaknai hujan dan banjir.

Sangat disayangkan, bahwa sebenarnya banjir itu adalah kiriman dari ulah kita sendiri. Sampah yang bertebaran dimana-mana, sungai yang tak lagi menjadi hunian para ikan, tapi berubah menjadi tempat sampah massal. Lalu, dimanakah letak kesalahan hujan? Bukankah semua ini adalah kebiasaan kita? Maka tidak heran jika banjir sudah menjadi sahabat manusia kita, apalagi di ibukota. Miris.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s