Embun Sore Hari


Masih saja mengembun kedua mata ini, beningnya airmata masih tersisa. Selalu, dalam jangka waktu sebulan sudah pasti ada suatu hari dimana saya akan merasa sangat sensitif. Entah karena emang emosi yang tidak stabil, kehamilan, atau karena faktor yang lain.

Seharusnya bukan hal baru lagi bagi saya, ditinggal si Mas pergi kerja, pamitan pulang malam, bahkan hari libur yang seharusnya menjadi hak saya harus saya relakan untuk urusan kantor. Sudah bukan hal baru seharusnya, tapi tetap saja ‘pengangguran’ ini membuat saya gampang merasa kesepian.

Sekalipun ada teman ‘tak nyata’ seperti laptop dan modem yang menemani, tapi tetap saja, kehadirannya selalu menjadi hal utama bagi saya. Meskipun setiap hari ketemu, tapi rasanya tak ada bosannya ‘ngedep’ si Mas di samping saya. Wanita memang egois ya, selalu mendahulukan perasaan daripada logika.

Sebenarnya merasa bersalah juga menuntutnya untuk lebih perhatian ke saya. Sekedar sms disela pekerjaannya, atau chat, atau apalah. Huufftt, betapa pentingnya perhatian sekecil apapun dalam rumahtangga. Tapi mungkin si Mas emang ber-type seperti itu semenjak kami menikah, bahkan berbagai cara sudah saya lakukan supaya cueknya hilang, paling tidak berkurang. Apalah daya, mungkin memang saya yang harus mengalah mengerti dan membiasakan diri dengan perhatian ‘kecil’nya.

Jika sudah mentok seperti itu, hanya ada bulir airmata yang akan berbicara. Ya Allah..

Jadilah qonaah, apapun keadaanmu, jadilah kuat dan tegar..jadilah mandiri. Jangan selalu menggantungkan suami, sepenting apapun..tapi jadikanlah Allah satu-satunya tempat mengadu..

T.T

Introspeksi diri, mungkin saya belum pinter membahagiakan suami, belajarlah lagi!

#sore yang mengembun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s