Surat Cinta Untukmu


image

Mom and baby Hafidz

Tak terasa Hafidz-ku kini sudah 11 bulan. Sudah banyak ngerti kebiasaan keluarga sehari-hari.

Dulu, ketika Ibu sholat kamu tidur telentang memandangi Ibu. Selang berapa waktu kamu mulai tengkurep-telentang kalo Ibu lagi sholat. Kemudian duduk sambil memegangi mukena. Dan kini kamu bisa kemana aja merangkak waktu Ibu lagi sholat. Pernah beberapa kali Ibu terpaksa membatalkan takbiratul ihram, karena kamu berusaha berdiri sendiri di bangku kardus. :3 Itu sungguh sesuatu. Setiap sholat Ibu selalu minta agar Allah menjagamu ketika Ibu tinggal sholat.

Dulu, kamu glundang-glundung di kasur depan tivi, main sendiri dengan asyiknya sehingga bisa Ibu tinggal beberes rumah. Kemudian ada waktu dimana kamu ga bisa Ibu tinggal barang sekejap. Bagaimana tidak, ditinggal beranjak sebentar saja kamu sudah hilang dari pandangan, bermain kemanapun kamu suka. Tapi bagi Ibu, menjagamu adalah hobi Ibu. Melihatmu menemukan seonggok rumput di halaman, kemudian kamu cabuti itu adalah hal luar biasa yang bisa Ibu rasakan. Keingintahuanmu yang sangat besar membuat Ibu takjub. Begitupun ketika kamu melambaikan tanganmu ke arah Al Quran yang Ibu simpan di dekat jendela. Masyaa Allaah, ketika Ibu ambilkan kamu dengan riang membuka-buka lembaran Quran. Kemudian, ketika waktu sholat tiba dan kita bersiap sholat, kamu pasti akan memandangi Al Quran itu sampe Ibu akan mengambilkannya untukmu. Kamu memang luar biasa dek!

image

Nyabutin rumput

image

Mainan kacang

Dulu, kamu jaraaang banget sakit, jatuh atau apapun itu. Ketika kamu demam, campak, sampe diare Ibu selalu mengkhawatirkanmu. Ketika kamu jatuh dari lantai, kepalamu membentur lantai, tangismu pecah, rasanya Ibu sangat bersalah belum bisa maksimal dalam menjagamu. Kemudian kamu akan kembali ceria seperti sedia kala. Memang, anak itu berjiwa besar, yang pasti bisa memaafkan dan melupakan kesalahan orangtua. :’)

image

Hbis campak

Dulu kamu belum sepenuhnya mengerti saat Ibu tinggal ke warung dan kamu dijaga Ayah, its okay. Sekarang setiap kali Ibu sudah pake jilbab kamu pasti sudah kalang kabut pengen digendong, ikut. Kemudian tertawa senang ketika diajak keluar meskipun sekedar ke warung.

Dek, ternyata kamu sudah bukan bayi lagi. Kamu sudah melewati masa bayi. Dan semoga di tahun2 pertamamu ini Ibu bisa memberikan contoh perilaku yg baik untukmu. Ibu akan selalu belajar untuk bisa memberikan kasih sayang yang seutuhnya untukmu. Mom’s love you, always… :*

4 thoughts on “Surat Cinta Untukmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s